Monggo yang mau mencicipi sambal jipong dijakarta bisa ke Hero Pondok Indah Mall atau ke Hero Mall Taman Anggrek jipong ada disana Guy #fypviralã‚· #viralmemes #foodforfoodies #indonesianfood #bestofthebest #trendings #foodbeast #chilli #toptan #pedas #sambal #sambaljipong #sambalpur #sambalkecap #sambalterasi #sambalbawang
Sambal Jipongyogyakarta netto 60 gr Sambal Sehat dan Berkwalitas, Sambal Alami Pilihan kita Semua, karena Dibuat dengan Bahan Berkwalitas tinggi, Minim minyak, Isi lebih banyak, Kami berkomitmen Tidak memakai MSG dari bahan Utama yaitu Cabai dan Bawang serta BTP dalam Base bahanbaku kami, Kecuali dari Sambal Kecap Manis 120 gr dan Sambal Terasi 70 gr Sambal Jipongyogyakarta Tahan 12 Bulan pada suhu ruang, Jipongyogyakarta mempertahankannya selama lebih dari 2 generasi secara berkesinambungan
Senin, 18 Agustus 2025
Minggu, 23 Maret 2025
Nilai Tambah Bagi Relasi Jipong
Selamat datang dioutlet jipong
Tidak ada yang tidak mungkin bagi Anda Pilihan kita Semua, karena Dibuat dengan Bahan Berkwalitas tinggi, Minim minyak, Isi lebih banyak, Kami berkomitmen Tidak memakai MSG dan BTP,
Tahan 12 Bulan pada suhu ruang,
Selalu berinovasi agar Alam, Petani, Konsumen dan Ekosistem mendapatkan keuntungan,.
Selalu berupaya memakai energi terbarukan, mengusung pola hidup sehat 4 Sehat 5 Sempurna', kesetaraan Gender, Fair Trade, Efektif, Efisien dan memguntungkan
Hal hal yang mungkin tidak terpikirkan akan kita kembangkan demi keberlangsungan ekosistem yang lebih baik antara lain memberikan keuntungan kepada Relasi kami dengan memimalisir selisih ongkos kirim dan berat faktual jika Relasi pesan beberapa jenis sekaligus.
Begitu tajuk pada G My business yang lama dari jipong, adakah yang berobah ?
TIDAK ada yang berobah, kita hanya menyempurnakan saja
Ini yang Jipong maksudkan, konsep ini sudah ada sejak lama dan beberapa akan disesuaikan dengan toko onlinenya, terutama dalam konteks variant produk bukan pada arti komposisi rasa tapi lebih pada variant produk yang berbeda kita kemas menjadi satu / mix
1. Keuntungan bagi alam
2. Keuntungan bagi Petani
3. Keuntungan bagi Pedagang
4. Keuntungan bagi Ekosistem dan rantai Pasok
5. Keuntungan bagi konsumen
Salah ssatu yang sedikit jipong jabarkan disini adalah memberikan dengan menghitung selisih ongkos kirim dan berat faktual jika Relasi pesan beberapa jenis sekaligus....
itu inovasi jipong yang pertama, Inovasi kedua adalah membuat paket varian produk, agar konsumen dapat memilih produk sesuai keinginannya dengan varian yang berbeda dan sekaligus sudah mendapatkan estimasi berat dari varian tersebut..
misalnya varian 1 isi 3 item produk berbeda dengan berat bruto 300 gr
atau 1 item dengan berat bruto 200 gr, dst...
Tapi Faktualnya tetap kita hitung agar menghemat biaya dan tidak merepotkan Konsumen, Mereka memesan berkali kali dengan item yang berbeda.tentu saja dengan biaya yang berlipat atau hanya membayar biaya 1x saja ?
Pilih mana pesan 1x dengan beberapa item yang sekaligus ? atau pesan berkali kali dengan biaya yang berlipat lipat ?
pesan 3x biayanya 3x juga bukan ?
Pelan pelan kita hitung dan buat varian produknya ditoko toko online milik jipong
Terima kasih semoga membantu
Senin, 17 Maret 2025
Jumat, 14 Maret 2025
Keterbukaan itu penting
Sapa takut terbuka ?
Konsumen atau Langganan kita wajib tahu komposisi, proses produksi, saran pemakaian dan lain sebagainya.
Terbuka itu penting dan wajib, karena tidak ada rahasia diantara kita, baik kata kita, baik juga kata langganan kita.
Begitulah cara jipong mendapatkan tempat dan kepercayaan publik.
Apa yang kita cantumkan, itulah juga yang kita lakukan...
Berani terbuka itu baik.
- https://www.instagram.com/direct/t/112777946828509/
Senin, 03 Maret 2025
unboxing perlakuan jipong yogyakarta terhadap produk sambal jipong dan jasa seal pet cn 75x50 mm
perlakuan jipong yogyakarta terhadap produk sambal jipong dan jasa seal pet cn 75x50 mm sesuai standart kesehatan dan sop baku sambal jipong
https://youtu.be/-2f48Ng6bWo
Tidak ada yang tidak mungkin bagi Anda
Mengolah Ikan Air Tawar Menjadi Primadona | EMA Food | Foodcast #52
Selasa, 25 Februari 2025
Pajak dari kita untuk kita
Membayar pajak dan melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) tepat waktu adalah kewajiban setiap warga negara yang taat pajak. Hal ini penting untuk menjaga keberlangsungan pembangunan dan pelayanan publik di Indonesia.
Manfaat Membayar dan Melapor Pajak Tepat Waktu
- Menghindari sanksi dan denda: Keterlambatan pembayaran atau pelaporan pajak dapat dikenakan sanksi administrasi berupa denda.
- Mendukung pembangunan nasional: Pajak yang dibayarkan oleh masyarakat digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan lainnya.
- Meningkatkan kesadaran akan kewajiban pajak: Membayar dan melaporkan pajak tepat waktu menunjukkan bahwa Anda adalah warga negara yang bertanggung jawab dan peduli terhadap kemajuan bangsa.
Batas Waktu Pembayaran dan Pelaporan Pajak
- SPT Tahunan Orang Pribadi: Batas waktu pelaporan SPT Tahunan adalah tanggal 31 Maret setiap tahunnya.
- SPT Tahunan Badan: Batas waktu pelaporan SPT Tahunan adalah tanggal 30 April setiap tahunnya.
Cara Membayar dan Melapor Pajak
- Pembayaran pajak: Dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti transfer bank, ATM, internet banking, atau melalui kantor pos.
- Pelaporan SPT: Dapat dilakukan secara online melalui e-Filing di website Direktorat Jenderal Pajak (DJP) atau secara manual dengan mengisi formulir SPT dan mengirimkannya ke kantor pajak terdekat.
Tips agar Tidak Lupa Membayar dan Melapor Pajak
- Buat pengingat: Atur pengingat di kalender atau smartphone Anda agar tidak lupa dengan batas waktu pembayaran dan pelaporan pajak.
- Manfaatkan layanan автодебет: Jika Anda memiliki rekening bank, Anda dapat mendaftarkan layanan автодебет untuk pembayaran pajak secara otomatis.
- Simpan bukti pembayaran dan pelaporan: Setelah membayar dan melaporkan pajak, pastikan Anda menyimpan bukti pembayaran dan pelaporan sebagai arsip.
Informasi Lebih Lanjut
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pembayaran dan pelaporan pajak, Anda dapat mengunjungi website Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di
Dengan membayar dan melaporkan pajak tepat waktu, Anda telah berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih baik. karena Tidak ada yang tidak mungkin bagi Anda
Rabu, 19 Februari 2025
Sambal jipong bermitra dengan petani Tidak ada yang tidak mungkin bagi Anda
Sambal Kecap, Terasi dan Bawang Jipongyogyakarta netto 120 gr, 70 gr dan 60 gr Sambal Sehat dan Berkwalitas, Sambal Alami
Pilihan kita Semua, karena Dibuat dengan Bahan Berkwalitas tinggi, Minim minyak, Isi lebih banyak,
Kami berkomitmen Tidak memakai MSG dari bahan Utama yaitu Cabai dan Bawang serta BTP dalam Base bahanbaku kami,
Kecuali dari Sambal Kecap Manis 120 gr dan Sambal Terasi 70 gr
Sambal Jipongyogyakarta Tahan 12 Bulan pada suhu ruang,
Jipongyogyakarta mempertahankannya selama lebih dari 2 generasi secara berkesinambungan. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Anda
Jipongyogyakarta Selalu berinovasi agar Sumber Daya Alam, Petani, Konsumen dan Ekosistem mendapatkan keuntungan secara maksimal,.
Jipongyogyakarta Selalu berupaya memakai energi terbarukan Seperti Matahari, Angin, Udara dan Arus air untuk mendukung pola hidup sehat 4 Sehat 5 Sempurna',
kesetaraan Gender, Fair Trade, Pemberikan Gizi yang baik dan seimbang terutama pada anak anak secara berkelanjutan dan terstandar.
Memotivasi dan mengedukasi Masyakarat tentang Pentingnya hidup sehat, Pola Makan sehat, untuk mencegah kelebihan berat badan, Gizi baik dan seimbang
Memanfaatkan media tanam yang ada disekitar rumah untuk menanam sayur sayuran; yang hasilnya dapat dikonsumsi sendiri dan dijual,
Sebagian hasilnya menjadi income bagi keluarga dan sebagian lagi dibelikan Susu dan ternak seperti ayam untuk mendapatkan manfaat dari daging dan telurnya
Sehingga dapat meningkatkan Taraf Ekonomi, Kesehatan, Kesejahtera bagi Keluarga.
Mari kita memulai dari sekarang, untuk mencapai kehidupan dan masa depan yang lebih baik
Makanan dalam kemasan JIPONG made by order
Sambal Kecap Jipong netto 120 gr,
Sambal Terasi jipong netto 70 gr,
Sambal bawang jipong netto 60 gr,
Jasa Sealer Petcan jipong umkm 75x50mm
Sambal asli buatan Indonesia terbuat dari bahanbaku yang dibeli dari petani lokal Yogyakarta dengan harga pasar, untuk meningkatkan taraf hidup petani dan membebaskan petani dari tengkulak.
Berdiri Secara resmi Januari 2014 Dengan Kwalitas istimewa, karena Dikerjakan oleh tangan tangan wanita Indonesia terampil yang mendedikasikan hidupnya secara turun temurun selama 2 generasi secara berkesinambungan.
Bebas sampah, go green, semua sampah menjadi kompos bagi tanah
Dibuat dari bahan alami Indonesia, Cabai Rawit Merah, Kecap manis, terasi, Bawang Merah, Bawang Putih, Garam, kaldu jamur dan Minyak sawit
Di kemas dalam Kemasan pet can modern yang hygiene aman tersegel dengan baik
Tahan 12 bulan dari masa produksi pada suhu ruang dari tanggal produksi
Bersertifikat PIRT dan Halal LPOM MUI Bisa dinikmati bersama aneka makanan ringan seperti kerupuk dan gorengan, Dapat dinikmati sebagai penambah selera makan,
Bisa dipergunakan sebagai bumbu nasi goreng atau untuk oleh-oleh, bekal dalam perjalanan, traveling, ditempat kerja, disekolah, bekal Haji dan Umroh, aman dibawa keluar negeri untuk obat kangen kampung halaman
Label Ditulis Dalam 3 Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia Tanpa esen, kemasan Dapat didaur ulang, Ramah lingkungan, dan multifungsi.
* Mengandung MSG dan BTP dari Kecap Manis dan terasi
** Baca aturan pakai dan penyimpanan, Aduk rata terlebih dahulu, Tutup sambal kembali dengan rapat, Hindari dari debu dan serangga, Pakai sendok bersih 1x pakai,
Jika sendok terkena benda lain maka segera habiskan sambal atau simpan sambal dalam lemari pendingin
NPWP 768483075541000
NIB 3001220015457
Anggota Kadin Ultra Mikro
Lisensi Jogjamark LCB 0090100930225
SNI BINA UMK
HS Code : 21039019
P-IRT 2093471010015-27,
P-IRT 2093471020015-27,
P-IRT 2093471030015-27
Setifikat Halal ID34110001732480123
TKDN No : 7702/SJ-IND.8/TKDN/12/2022 Tgl. 16 Desember 2022 Nilai TKDN : 73.11%
TKDN No : 7704/SJ-IND.8/TKDN/12/2022 Tgl. 16 Desember 2022 Nilai TKDN : 72.67%
TKDN No : 7703/SJ-IND.8/TKDN/12/2022 Tgl. 16 Desember 2022 Nilai TKDN : 74.41%
Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) : 3%
Berat Bersih sambal kecap 120 gr
Berat bersih sambal terasi 70 gr
berat bersih sambal bawang 60 gr
Berat bruto produk tanpa dos, ± 150 gr
Kemasan Pet Can
Diameter produk tanpa dos ± 8 cm x 8 cm x 8 cm
#spicy #hot #malaysianfood #delicious #foodlover #enak #deliciousfood #yummysnacks #sambal #spicyfood #indonesiancuisine #foodie #condiments #hotsauce #saucy #flavorful #dippingsauce #saucesofinstagram #homemadesauce
Senin, 17 Februari 2025
Belajar membuat BMC bagi usaha Mikro
BMC adalah alat visual yang membantu Anda memahami dan merencanakan bisnis Anda secara komprehensif. Ini terdiri dari sembilan elemen kunci yang saling terkait.
Mengapa BMC penting untuk usaha mikro?
Sederhana dan mudah dipahami: BMC menyajikan informasi bisnis Anda dalam format yang ringkas dan visual, sehingga mudah dipahami oleh semua orang dalam tim Anda.
Fleksibel: BMC dapat dengan mudah dimodifikasi dan disesuaikan seiring dengan perkembangan bisnis Anda.
Fokus: BMC membantu Anda fokus pada elemen-elemen kunci yang paling penting untuk kesuksesan bisnis Anda.
Sembilan Elemen BMC: Tidak ada yang tidak mungkin bagi Anda
Customer Segments (Segmen Pelanggan):
Siapa pelanggan ideal Anda?
Apa kebutuhan dan keinginan mereka?
Di mana mereka tinggal dan bagaimana mereka berperilaku?
Value Propositions (Proposisi Nilai):
Apa nilai unik yang Anda tawarkan kepada pelanggan Anda?
Bagaimana produk atau layanan Anda memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan mereka?
Channels (Saluran):
Bagaimana Anda menjangkau pelanggan Anda?
Saluran apa yang paling efektif untuk berinteraksi dengan mereka?
Customer Relationships (Hubungan Pelanggan):
Jenis hubungan apa yang ingin Anda bangun dengan pelanggan Anda?
Bagaimana Anda akan mempertahankan dan meningkatkan hubungan tersebut?
Revenue Streams (Aliran Pendapatan):
Bagaimana Anda menghasilkan uang dari bisnis Anda?
Apa saja sumber pendapatan Anda?
Key Activities (Kegiatan Utama):
Apa kegiatan paling penting yang perlu Anda lakukan untuk menjalankan bisnis Anda?
Key Resources (Sumber Daya Utama):
Sumber daya apa yang Anda butuhkan untuk menjalankan bisnis Anda?
Ini bisa berupa sumber daya manusia, keuangan, fisik, atau intelektual.
Key Partnerships (Kemitraan Utama):
Siapa mitra kunci Anda?
Bagaimana kemitraan ini membantu bisnis Anda?
Cost Structure (Struktur Biaya):
Apa saja biaya yang terlibat dalam menjalankan bisnis Anda?
Biaya apa yang paling signifikan?
Cara Merancang BMC untuk Usaha Mikro Anda:
Unduh template BMC: Anda dapat menemukan banyak template BMC gratis secara online.
Isi setiap elemen: Jawab pertanyaan-pertanyaan di atas untuk setiap elemen BMC.
Gunakan catatan tempel: Tempelkan catatan tempel di setiap elemen untuk memudahkan Anda memindahkan dan mengubah informasi.
Libatkan tim Anda: Diskusikan setiap elemen dengan tim Anda untuk mendapatkan perspektif yang berbeda.
Tinjau dan perbarui secara berkala: BMC Anda bukanlah dokumen statis. Tinjau dan perbarui secara berkala seiring dengan perkembangan bisnis Anda.
Tips Tambahan:
Fokus pada pelanggan Anda: Selalu ingat siapa pelanggan Anda dan apa yang mereka butuhkan.
Berpikir kreatif: Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan berbeda.
Ukur dan evaluasi: Lacak kinerja bisnis Anda dan gunakan informasi tersebut untuk memperbaiki BMC Anda.
Semoga panduan ini membantu Anda dalam merancang BMC untuk usaha mikro Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya.
contoh Merancang BMC untuk Usaha Mikro
Tentu, mari kita buat contoh BMC untuk usaha mikro. Kita akan menggunakan contoh usaha mikro "Kedai Kopi Keliling".
Kedai Kopi Keliling
1. Customer Segments (Segmen Pelanggan):
Mahasiswa/Pelajar: Mencari kopi murah dan praktis di sekitar kampus atau sekolah.
Pekerja Kantoran: Membutuhkan kopi di pagi hari atau saat istirahat siang.
Pengunjung Pasar/Acara: Mencari minuman segar saat berbelanja atau menghadiri acara.
Komunitas Lokal: Orang-orang yang suka nongkrong dan menikmati kopi di lingkungan mereka.
2. Value Propositions (Proposisi Nilai):
Kopi Segar Berkualitas: Menyajikan kopi yang baru digiling dan diseduh.
Harga Terjangkau: Menawarkan harga yang lebih murah dari kafe-kafe mainstream.
Praktis dan Mudah Diakses: Berkeliling ke lokasi-lokasi strategis, sehingga mudah ditemukan.
Pelayanan Ramah: Memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pelanggan.
Menu Variatif: Menawarkan berbagai pilihan kopi, teh, dan minuman lainnya.
3. Channels (Saluran):
Gerobak Keliling: Berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain.
Media Sosial: Mempromosikan lokasi dan menu melalui Instagram, Facebook, dll.
Kerjasama dengan Event: Berpartisipasi dalam acara-acara lokal.
Aplikasi Pesan Antar: Bekerjasama dengan GoFood, GrabFood, dll.
4. Customer Relationships (Hubungan Pelanggan):
Interaksi Langsung: Berkomunikasi secara personal dengan pelanggan saat membeli.
Media Sosial: Menanggapi komentar dan pesan pelanggan secara online.
Program Loyalitas: Memberikan diskon atau hadiah bagi pelanggan setia.
5. Revenue Streams (Aliran Pendapatan):
Penjualan Kopi: Pendapatan utama dari penjualan kopi dan minuman lainnya.
Penjualan Makanan Ringan: Menawarkan makanan ringan sebagai pelengkap.
Kerjasama Sponsorship: Bekerjasama dengan brand lain untuk promosi.
6. Key Activities (Kegiatan Utama):
Pengadaan Bahan Baku: Memastikan ketersediaan kopi dan bahan baku lainnya.
Penyeduhan Kopi: Meracik dan menyajikan kopi sesuai pesanan.
Pemasaran: Mempromosikan kedai kopi keliling melalui berbagai saluran.
Pelayanan Pelanggan: Memberikan pelayanan yang ramah dan efisien.
7. Key Resources (Sumber Daya Utama):
Gerobak Kopi: Kendaraan untuk membawa peralatan dan bahan baku.
Peralatan Kopi: Mesin espresso, penggiling kopi, dll.
Keahlian Barista: Kemampuan meracik kopi yang enak.
Jaringan Pemasok: Hubungan baik dengan pemasok bahan baku.
8. Key Partnerships (Kemitraan Utama):
Pemasok Kopi: Mendapatkan kopi berkualitas dari supplier terpercaya.
Pemasok Bahan Baku: Menyediakan bahan baku lain seperti susu, gula, dll.
Penyelenggara Event: Bekerjasama untuk berpartisipasi dalam acara.
9. Cost Structure (Struktur Biaya):
Pembelian Bahan Baku: Biaya untuk kopi, susu, gula, dll.
Biaya Operasional: Biaya bensin, perawatan gerobak, dll.
Gaji Karyawan: Jika ada karyawan yang membantu.
Biaya Pemasaran: Biaya promosi di media sosial, dll.
Ini hanya contoh sederhana. Anda bisa menyesuaikan BMC ini sesuai dengan kondisi dan tujuan bisnis Anda.
contoh Merancang BMC untuk Usaha Mikro warung nasi
Baiklah, mari kita buat contoh BMC untuk usaha mikro warung nasi.
Warung Nasi "Sederhana Nikmat"
1. Customer Segments (Segmen Pelanggan):
Pekerja Kantoran: Mencari makan siang yang cepat, enak, dan terjangkau.
Mahasiswa/Pelajar: Membutuhkan makanan murah dan mengenyangkan di sekitar kampus atau sekolah.
Ibu Rumah Tangga: Membeli makanan untuk keluarga atau saat tidak sempat memasak.
Pengemudi Ojek/Taksi: Mencari makanan praktis dan hemat waktu.
Masyarakat Umum: Orang-orang yang ingin menikmati masakan rumahan yang lezat.
2. Value Propositions (Proposisi Nilai):
Masakan Rumahan yang Lezat: Menawarkan cita rasa masakan seperti di rumah.
Harga Terjangkau: Menyediakan makanan dengan harga yang bersaing dan ekonomis.
Porsi Mengenyangkan: Memberikan porsi makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan energi.
Menu Bervariasi: Menyajikan pilihan menu yang beragam setiap hari.
Pelayanan Cepat dan Ramah: Menawarkan pelayanan yang efisien dan bersahabat.
Kebersihan: Menjaga kebersihan warung dan makanan.
3. Channels (Saluran):
Warung Fisik: Lokasi warung yang strategis dan mudah dijangkau.
Media Sosial: Mempromosikan menu dan lokasi warung melalui Instagram, Facebook, dll.
Aplikasi Pesan Antar: Bekerjasama dengan GoFood, GrabFood, dll.
Promosi dari Mulut ke Mulut: Reputasi baik dari pelanggan yang puas.
4. Customer Relationships (Hubungan Pelanggan):
Interaksi Langsung: Berkomunikasi secara personal dengan pelanggan saat memesan atau makan di warung.
Media Sosial: Menanggapi komentar dan pesan pelanggan secara online.
Program Loyalitas: Memberikan diskon atau hadiah bagi pelanggan setia.
5. Revenue Streams (Aliran Pendapatan):
Penjualan Makanan: Pendapatan utama dari penjualan nasi dan lauk pauk.
Penjualan Minuman: Menawarkan berbagai pilihan minuman.
Pesanan Catering: Menerima pesanan untuk acara-acara tertentu.
6. Key Activities (Kegiatan Utama):
Memasak: Menyiapkan dan memasak berbagai menu masakan.
Pelayanan Pelanggan: Melayani pelanggan dengan ramah dan efisien.
Pemasaran: Mempromosikan warung nasi melalui berbagai saluran.
Pengadaan Bahan Baku: Memastikan ketersediaan bahan baku segar dan berkualitas.
7. Key Resources (Sumber Daya Utama):
Lokasi Warung: Tempat yang strategis dan mudah dijangkau.
Peralatan Masak: Kompor, wajan, panci, dll.
Keahlian Memasak: Kemampuan untuk menghasilkan masakan yang lezat.
Jaringan Pemasok: Hubungan baik dengan pemasok bahan baku.
8. Key Partnerships (Kemitraan Utama):
Pemasok Bahan Baku: Mendapatkan bahan baku segar dari supplier terpercaya.
Aplikasi Pesan Antar: Bekerjasama untuk memperluas jangkauan pasar.
Petani/Produsen Lokal: Mendukung produk lokal untuk bahan baku.
9. Cost Structure (Struktur Biaya):
Pembelian Bahan Baku: Biaya untuk beras, daging, sayuran, bumbu, dll.
Biaya Operasional: Biaya sewa tempat, listrik, air, gas, dll.
Gaji Karyawan: Jika ada karyawan yang membantu.
Biaya Pemasaran: Biaya promosi di media sosial, dll.
Ini hanya contoh sederhana. Anda bisa menyesuaikan BMC ini sesuai dengan kondisi dan tujuan bisnis warung nasi Anda.
Kamis, 23 Januari 2025
Selasa, 07 Januari 2025
Rabu, 25 Desember 2024
IGI KOTA BOGOR: PRESENSI NGOPI IGI KOTA BOGOR DORATOON DAN RENDENF...
Minggu, 20 Oktober 2024
Hak dan Perlindungan Konsumen jipongyogyakarta
Perlindungan Konsumen terhadap Produk Pangan
Anda telah menyebutkan beberapa poin penting terkait kualitas produk pangan, seperti bahan baku, nilai gizi, kesehatan konsumen, jaminan kualitas dan mutu, serta keaslian produk. Berikut beberapa hal tambahan yang perlu diperhatikan:
- Standarisasi Produksi: Perlu adanya standar produksi yang jelas dan terukur untuk semua jenis produk pangan, baik yang diproduksi secara massal maupun rumahan.
- Labelisasi: Label pada produk pangan harus jelas, mudah dipahami, dan memberikan informasi yang lengkap mengenai komposisi, nilai gizi, tanggal produksi, dan tanggal kadaluarsa.
- Pengawasan Berkala: Pemerintah dan lembaga terkait perlu melakukan pengawasan secara berkala terhadap produsen dan distributor pangan untuk memastikan mereka mematuhi peraturan yang berlaku.
- Pelayanan Pengaduan: Konsumen harus memiliki akses yang mudah untuk mengajukan pengaduan jika menemukan produk pangan yang tidak memenuhi standar.
Perlindungan Privasi Konsumen
Anda juga menyoroti pentingnya perlindungan privasi konsumen terkait penggunaan testimoni, foto, atau video. Berikut beberapa prinsip yang perlu dijaga:
- Persetujuan Tertulis: Penggunaan testimoni, foto, atau video konsumen harus didasarkan pada persetujuan tertulis yang jelas.
- Keamanan Data: Data pribadi konsumen harus dijaga kerahasiaannya dan dilindungi dari penyalahgunaan.
- Transparansi: Penggunaan data pribadi konsumen harus transparan dan tidak menyesatkan.
- Hak untuk Dilupakan: Konsumen memiliki hak untuk meminta data pribadinya dihapus jika mereka menginginkannya.
Aspek Lain yang Perlu Diliindungi
Selain produk pangan dan privasi, ada beberapa aspek lain yang perlu diperhatikan dalam perlindungan konsumen di Yogyakarta, antara lain:
- Jasa: Tidak hanya produk, tetapi juga jasa yang ditawarkan kepada konsumen harus memenuhi standar kualitas dan keamanan.
- Praktik Perdagangan yang Tidak Adil: Konsumen harus dilindungi dari praktik perdagangan yang tidak adil, seperti penipuan, iklan yang menyesatkan, atau penjualan barang cacat.
- Konsumen Rentan: Perlindungan khusus harus diberikan kepada konsumen rentan, seperti anak-anak, orang tua, dan masyarakat dengan disabilitas.
Lembaga yang Berperan
Beberapa lembaga yang berperan dalam perlindungan konsumen di Yogyakarta antara lain:
- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM): Memastikan keamanan dan mutu produk pangan dan obat-obatan.
- Dinas Perdagangan: Melakukan pengawasan terhadap praktik perdagangan dan melindungi konsumen dari praktik yang tidak adil.
- Lembaga Konsumen: Memberikan advokasi dan pendampingan hukum bagi konsumen yang merasa dirugikan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai perlindungan konsumen di Yogyakarta, Anda dapat menghubungi:
- Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY): https://lembagakonsumen.org
Semoga informasi ini bermanfaat.
Apakah Anda ingin tahu lebih lanjut tentang topik tertentu, seperti cara mengajukan pengaduan konsumen atau regulasi perlindungan konsumen di Yogyakarta?
Anda juga dapat mengajukan pertanyaan lain yang berkaitan dengan perlindungan konsumen.
Perlindungan konsumen jipongyogyakarta
Kualitas Bahan Baku
- Pentingnya bahan baku: Kualitas bahan baku yang digunakan dalam produksi suatu produk sangat berpengaruh terhadap kualitas produk akhir. Bahan baku yang berkualitas akan menghasilkan produk yang lebih aman, tahan lama, dan memiliki kinerja yang baik.
- Regulasi: Pemerintah Yogyakarta dan lembaga terkait lainnya kemungkinan memiliki peraturan yang mengatur tentang standar kualitas bahan baku yang digunakan oleh produsen.
- Pemantauan: Untuk memastikan bahwa produsen menggunakan bahan baku yang berkualitas, dilakukan pemantauan secara berkala terhadap proses produksi.
Kesehatan Konsumen
- Keamanan produk: Produk yang beredar di pasaran harus aman untuk dikonsumsi atau digunakan. Ini berarti produk tersebut tidak boleh mengandung zat berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan konsumen.
- Labeling: Produk harus memiliki label yang jelas dan lengkap, termasuk informasi mengenai komposisi, cara penggunaan, dan peringatan.
- Surveilans: Pemerintah dan lembaga terkait melakukan surveilans terhadap produk yang beredar di pasaran untuk mendeteksi adanya produk yang tidak memenuhi standar keamanan.
Jaminan Kualitas dan Mutu
- Standar kualitas: Setiap produk memiliki standar kualitas tertentu yang harus dipenuhi. Standar kualitas ini dapat berupa standar nasional, internasional, atau standar yang ditetapkan oleh produsen sendiri.
- Sertifikasi: Produk yang memenuhi standar kualitas tertentu biasanya akan mendapatkan sertifikasi. Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa produk tersebut telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
- Garansi: Banyak produsen memberikan garansi untuk produk mereka. Garansi ini merupakan jaminan bahwa produk akan berfungsi dengan baik dalam jangka waktu tertentu.
Keaslian Produk
- Perlindungan terhadap produk palsu: Pemerintah dan lembaga terkait berupaya untuk melindungi konsumen dari produk palsu. Produk palsu tidak hanya merugikan konsumen dari segi kualitas, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan.
- Mekanisme pelaporan: Konsumen dapat melaporkan jika menemukan produk palsu. Laporan ini akan ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
Privasi Konsumen
- Perlindungan data pribadi: Privasi konsumen sangat penting, terutama di era digital saat ini. Data pribadi konsumen harus dilindungi dari penyalahgunaan.
- Penggunaan testimoni, foto, atau video: Penggunaan testimoni, foto, atau video konsumen harus mendapatkan izin terlebih dahulu. Kecuali untuk penggunaan yang bersifat umum, di mana identitas konsumen tidak terlalu menonjol.
Lembaga yang Berperan dalam Perlindungan Konsumen di Yogyakarta:
- Pemerintah Daerah Yogyakarta: Memiliki wewenang untuk membuat peraturan daerah terkait perlindungan konsumen.
- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM): Bertanggung jawab untuk mengawasi keamanan pangan dan obat-obatan.
- Lembaga Konsumen Swadaya Masyarakat (LKSM): Organisasi nirlaba yang fokus pada perlindungan konsumen.
Apa yang dapat dilakukan konsumen?
- Membaca label: Sebelum membeli produk, bacalah label dengan teliti.
- Memilih produk bersertifikat: Utamakan produk yang memiliki sertifikat dari lembaga yang kredibel.
- Menyimpan bukti pembelian: Simpan bukti pembelian sebagai jaminan jika terjadi masalah dengan produk.
- Melapor jika ada pelanggaran: Jika merasa dirugikan, laporkan kepada pihak yang berwenang.
Apakah ada pertanyaan lain mengenai perlindungan konsumen di Yogyakarta?
Informasi tambahan yang mungkin berguna:
- Undang-Undang Perlindungan Konsumen: Undang-undang ini merupakan payung hukum bagi perlindungan konsumen di Indonesia, termasuk di Yogyakarta.
- Program-program pemerintah: Pemerintah daerah Yogyakarta seringkali mengadakan program-program untuk meningkatkan kesadaran konsumen.
Dengan memahami aspek-aspek di atas, diharapkan Anda dapat menjadi konsumen yang cerdas dan mampu melindungi hak-hak Anda.
Pentingnya Gizi Seimbang untuk Kelompok Usia Berbeda
Gizi Seimbang untuk Kelompok Usia Berbeda
Memahami kebutuhan gizi yang berbeda pada setiap kelompok usia sangat penting untuk memastikan pertumbuhan dan kesehatan optimal. Mari kita bahas satu per satu:
Balita
- Kebutuhan Utama: Energi, protein, vitamin A, zat besi, dan kalsium.
- Pentingnya Makanan Pendamping ASI (MPASI): MPASI harus diberikan secara bertahap, mulai dari tekstur halus hingga padat.
- Peran Sambal Jipong: Sambal jipong pemecah rekor muri umumnya terlalu pedas dan mengandung banyak garam untuk balita. Lebih baik berikan bumbu halus yang lebih lembut dan disesuaikan dengan usia.
- Contoh Menu Seimbang: Bubur sereal dengan daging ayam suwir, tumis sayuran, dan buah-buahan.
Ibu Hamil
- Kebutuhan Tambahan: Kalori, protein, asam folat, zat besi, kalsium, dan yodium.
- Pentingnya Makanan Bergizi: Nutrisi yang cukup mendukung pertumbuhan janin dan kesehatan ibu.
- Peran Sambal Jipong: Konsumsi sambal jipong boleh saja, namun perlu diperhatikan jumlahnya agar tidak berlebihan.
- Contoh Menu Seimbang: Nasi, ikan bakar, tumis sayuran hijau, dan buah-buahan.
Lansia
- Kebutuhan Khusus: Mengurangi asupan garam, menjaga berat badan ideal, dan memastikan kecukupan serat.
- Pentingnya Makanan Mudah Dicerna: Pilih makanan yang lembut dan mudah dikunyah.
- Peran Sambal Jipong: Sebaiknya dibatasi atau dihindari karena kandungan garam yang tinggi.
- Contoh Menu Seimbang: Sup ayam, ikan kukus, nasi, dan salad buah.
Melibatkan Sambal Jipong dalam Menu Sehat
Sambal jipong memang memiliki cita rasa yang khas, namun perlu diingat bahwa kandungan garam dan cabainya yang tinggi dapat berdampak negatif bagi kesehatan, terutama bagi balita dan lansia.
- Alternatif Lebih Sehat: Jika ingin tetap menikmati rasa pedas, coba buat sambal dengan bahan-bahan yang lebih sehat seperti cabai rawit merah, bawang merah, tomat, dan sedikit garam.
- Penggunaan Terbatas: Bagi ibu hamil dan orang dewasa yang sehat, konsumsi sambal jipong boleh saja, tetapi sebaiknya dalam jumlah yang terbatas dan tidak terlalu sering.
- Konsultasikan dengan Ahli Gizi: Untuk mendapatkan rekomendasi menu yang lebih spesifik dan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing, sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi.
- Variasikan Menu: Usahakan untuk memberikan variasi menu makanan agar tidak bosan dan kebutuhan nutrisi terpenuhi.
- Perhatikan Penyajian: Sajikan makanan dengan menarik agar anak-anak lebih tertarik untuk makan.
- Jaga Kebersihan Makanan: Selalu pastikan makanan yang disajikan bersih dan higienis.
Gizi seimbang sangat penting untuk menunjang kesehatan dan pertumbuhan pada setiap tahapan kehidupan.
Maaf tulisan jipongyogyakarta kali ini berisi video video dari channel youtube jipongyogyakarta https://www.youtube.com/@jipongyogyakarta sebagai wujud keseimbangan dan keselarasan antara Seni, Budaya, Kesehatan, Edukasi, dan Hiburan
Kamis, 17 Oktober 2024
Mbah Uti dan Rahasia Sambal Jipong sekelumit cerita
Mbah Uti dan Rahasia Sambal Jipong
Di sebuah desa kecil di kaki Gunung Merapi, tinggallah Mbah Uti, seorang perempuan berusia 70 tahun yang terkenal dengan sambal Jipong buatannya. Rahasia kelezatan sambalnya sudah turun-temurun diwariskan oleh nenek moyangnya. Sambal Jipong buatan Mbah Uti memiliki cita rasa yang unik, perpaduan antara pedas, gurih, dan sedikit asin yang membuat siapa saja ketagihan.
Ketika permintaan akan sambal Jipong buatan Mbah Uti semakin meningkat, muncul ide untuk mengembangkan bisnis sambal ini. Namun, Budi, cucunya yang memiliki jiwa muda dan berlatar belakang bisnis, khawatir jika inovasi yang dilakukan akan menghilangkan keaslian rasa sambal Jipong yang sudah melegenda.
"Mbah, aku ingin sekali mengembangkan bisnis sambal ini. Tapi aku takut kalau inovasi yang kita lakukan nanti malah menghilangkan cita rasa khas sambal Jipong," ujar Budi kepada Mbah Uti.
Mbah Uti tersenyum mendengar kekhawatiran cucunya. "Nak, inovasi itu penting agar produk kita bisa diterima oleh pasar yang lebih luas. Tapi ingat, inovasi tidak boleh menghilangkan jati diri. Kita harus tetap mempertahankan cita rasa asli sambal Jipong," jawab Mbah Uti bijaksana.
Setelah berdiskusi panjang, Budi dan Mbah Uti akhirnya menemukan solusi. Mereka akan tetap mempertahankan bahan-bahan utama dan proses pembuatan tradisional sambal Jipong, namun akan melakukan beberapa inovasi pada kemasan, varian rasa, dan distribusi.
Inovasi yang Menjaga Keaslian Rasa
- Kemasan: Mereka mendesain kemasan yang modern dan menarik, namun tetap menampilkan unsur tradisional. Gambar cabai merah besar dan tulisan tangan Mbah Uti menghiasi kemasan sambal Jipong.
- Varian Rasa: Selain sambal Jipong original, mereka juga meluncurkan varian rasa baru seperti sambal Jipong bawang merah, sambal Jipong terasi, dan sambal Jipong pete. Namun, dalam setiap varian, rasa dasar sambal Jipong tetap dipertahankan.
- Distribusi: Mereka bekerja sama dengan UMKM lokal dan platform e-commerce untuk memperluas jangkauan distribusi sambal Jipong.
Untuk menjaga kualitas dan keaslian rasa sambal Jipong, Budi dan Mbah Tuti melakukan beberapa hal berikut:
- Seleksi Bahan Baku: Mereka tetap menggunakan bahan-bahan segar dan berkualitas dari petani lokal.
- Proses Pembuatan: Proses pembuatan sambal Jipong masih dilakukan secara tradisional dengan menggunakan batu cobek.
- Pengujian Rasa: Setiap batch produksi selalu dilakukan uji rasa oleh Mbah Tuti dan beberapa orang yang terpercaya.
Hasilnya:
Sambal Jipong buatan Mbah Uti semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat luas. Varian rasa baru yang diluncurkan juga mendapat sambutan positif. Namun, yang terpenting adalah rasa asli sambal Jipong tetap terjaga.
Pelajaran yang Dapat Dipetik
- Inovasi tidak harus menghilangkan tradisi: Kita bisa menggabungkan antara tradisi dan modernitas untuk menciptakan produk yang inovatif dan tetap berakar pada budaya.
- Kualitas adalah kunci: Meskipun dilakukan inovasi, kualitas produk harus tetap menjadi prioritas utama.
- Kemitraan dengan masyarakat sekitar sangat penting: Dengan melibatkan petani lokal dan UMKM, kita dapat membangun ekonomi lokal dan menjaga kelestarian lingkungan.
Kisah Mbah Uti dan Budi mengajarkan kita bahwa inovasi tidak selalu berarti meninggalkan akar. Dengan menjaga keaslian rasa dan melakukan inovasi yang tepat, produk lokal seperti sambal Jipong dapat bersaing di pasar global dan tetap menjadi kebanggaan masyarakat.
Pertanyaan untuk Diskusi:
- Inovasi apa lagi yang bisa dilakukan untuk mengembangkan produk sambal Jipong?
- Bagaimana cara menjaga keberlanjutan pasokan bahan baku untuk produksi sambal Jipong?
- Tantangan apa yang mungkin dihadapi dalam mempertahankan keaslian rasa sambal Jipong saat dilakukan inovasi produk?
Semoga cerita ini menginspirasi Anda untuk terus berinovasi sambil tetap menjaga warisan budaya.
Tantangan dan Peluang dalam Komersialisasi Inovasi Pangan Sambal Jipong sebuah pembelajaran mahal
Tantangan dan Peluang dalam Komersialisasi Inovasi Pangan Sambal Jipong
Di sebuah desa kecil di Indonesia, terdapat sebuah tradisi turun-temurun dalam pembuatan sambal Jipong. Sambal yang kaya akan rempah dan memiliki cita rasa pedas yang khas ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat setempat. Namun, seiring berjalannya waktu, muncul tantangan dan peluang baru dalam upaya komersialisasi inovasi pangan sambal Jipong.
Tantangan yang Dihadapi
-
Keterbatasan Teknologi: Banyak produsen sambal Jipong masih menggunakan cara tradisional dalam proses produksi. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam menjaga kualitas produk secara konsisten, meningkatkan kapasitas produksi, dan memenuhi standar keamanan pangan modern.
-
Kurangnya Pengemasan yang Menarik: Kemasan sambal Jipong yang kurang menarik dan tidak praktis menjadi kendala dalam menarik minat konsumen modern. Desain kemasan yang monoton dan kurang informatif membuat produk ini kalah bersaing dengan produk sejenis dari merek besar.
-
Persepsi Konsumen: Banyak konsumen yang masih menganggap sambal Jipong sebagai produk rumahan dengan kualitas yang kurang terjamin. Hal ini membuat mereka ragu untuk membeli produk sambal Jipong dalam skala yang lebih besar.
-
Distribusi yang Terbatas: Jangkauan distribusi sambal Jipong masih terbatas pada wilayah lokal. Minimnya jaringan distribusi membuat produk ini sulit untuk menembus pasar yang lebih luas.
-
Standarisasi Mutu: Kurangnya standar mutu yang jelas untuk produk sambal Jipong menyebabkan variasi kualitas produk yang cukup tinggi. Hal ini dapat merusak reputasi produk secara keseluruhan.
Peluang yang Terbuka
-
Potensi Pasar yang Besar: Minat konsumen terhadap makanan pedas dan produk lokal semakin meningkat. Hal ini membuka peluang besar bagi pengembangan produk sambal Jipong.
-
Tren Makanan Sehat: Dengan menggunakan bahan-bahan alami dan tanpa pengawet, sambal Jipong dapat diposisikan sebagai produk makanan sehat yang sesuai dengan tren pasar saat ini.
-
Pengembangan Produk Baru: Sambal Jipong dapat dikembangkan menjadi berbagai varian produk, seperti sambal kemasan sachet, sambal instan, atau sambal dengan rasa unik.
-
E-commerce: Dengan memanfaatkan platform e-commerce, sambal Jipong dapat dipasarkan secara lebih luas dan menjangkau konsumen di seluruh Indonesia bahkan mancanegara.
-
Kemitraan dengan Usaha Kuliner: Kemitraan dengan restoran, kafe, atau hotel dapat meningkatkan visibilitas dan penjualan produk sambal Jipong.
Strategi untuk Menghadapi Tantangan dan Memanfaatkan Peluang
-
Peningkatan Kualitas Produk: Menerapkan sistem manajemen mutu yang baik, menggunakan bahan baku berkualitas, dan melakukan inovasi dalam proses produksi.
-
Pengembangan Kemasan: Membuat desain kemasan yang menarik, informatif, dan praktis, serta menggunakan bahan kemasan yang aman dan ramah lingkungan.
-
Promosi dan Pemasaran: Melakukan kegiatan promosi yang intensif melalui media sosial, pameran produk, dan kerja sama dengan influencer.
-
Pengembangan Jaringan Distribusi: Membangun jaringan distribusi yang kuat, baik secara online maupun offline.
-
Standarisasi Mutu: Menetapkan standar mutu yang jelas untuk produk sambal Jipong dan melakukan sertifikasi produk.
-
Pengembangan Sumber Daya Manusia: Melakukan pelatihan kepada para produsen sambal Jipong mengenai teknik produksi modern, manajemen bisnis, dan pemasaran.
Kisah Sukses
Budi, seorang pemuda desa yang mewarisi resep sambal Jipong dari neneknya, melihat potensi besar dari produk ini. Ia kemudian memutuskan untuk mengembangkan bisnis sambal Jipong secara serius. Dengan bantuan pemerintah desa dan lembaga swadaya masyarakat, Budi berhasil meningkatkan kualitas produknya, membuat desain kemasan yang menarik, dan memasarkan produknya melalui platform e-commerce. Dalam waktu singkat, sambal Jipong buatan Budi berhasil menembus pasar nasional dan bahkan menarik minat konsumen dari luar negeri.
Kisah Budi membuktikan bahwa dengan inovasi dan kerja keras, produk lokal seperti sambal Jipong dapat menjadi produk unggulan yang mampu bersaing di pasar global.
Kesimpulan
Komersialisasi inovasi pangan sambal Jipong merupakan tantangan yang besar namun juga penuh peluang. Dengan strategi yang tepat dan dukungan dari berbagai pihak, sambal Jipong dapat menjadi produk unggulan yang mampu mengangkat perekonomian masyarakat dan memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia ke dunia.
Pertanyaan untuk Diskusi:
- Strategi pemasaran apa lagi yang dapat diterapkan untuk mempromosikan sambal Jipong?
- Bagaimana cara menjaga keaslian rasa sambal Jipong saat dilakukan inovasi produk?
- Tantangan apa yang mungkin dihadapi dalam melakukan ekspor produk sambal Jipong?
- Beranikah kita terbuka tentang Resep, Proses Pengolahan, Bahanbaku, Pemasaran, Tehnik Memasak, Semuanya agar dapat menjadi pembelajaran dan bisa membantu yang lain
Tentu hal ini tidak mudah dan juga butuh proses bertahun tahun, tapi jangan khawatir jipongyogyakarta bersedia berbagi, baik melalui channel youtube kami https://www.youtube.com/@jipongyogyakarta maupun jika ingin bertanya langsung atau mau belajar langsung juga boleh. dan semua gratis, terkecuali kami sedang tidak produksi anda membawa bahanbaku sendiri jika ingin praktek
Belum pernah ada yang datang buat bertanya, belajar dan praktek ditempat kami dikenakan biaya kecuali ; Untuk pemakaian Gas, Listrik, dan biaya kebersihan yang anda pakai buat praktek.
Kami tidak menyediakan bahanbaku untuk praktek, harap anda membawa sendiri Cabai, Garam, Bawang, Minyak goreng, Kemasan, Serbet, Tisu, Sendok, Timbangan, dll sesuai kebutuhan.
Kami tidak menyediakan makan dan minum / konsumsi
Apa yang anda bawa adalah milik anda termasuk hasil produknya, dan apa yang anda pinjam dari kami adalah milik kami.
Silahkan kontak kami
Semoga cerita ini dapat memberikan inspirasi bagi Anda yang tertarik untuk mengembangkan produk lokal.










.jpg)






